Sabtu, 06 Desember 2014

Entry Phone, Alat Komunikasi Antar Ruangan

Rangkaian dimaksudkan untuk memonitor melalui suara tentang orang yang berada pintu gerbang rumah (tamu) oleh pemilik rumah yang berada di dalam kamar di dalam rumah. Dengan E-Phone pemilik rumah bisa bertanya atau berkomunikasi kepada orang yang datang yang telah berada di pintu gerbang.
Bisa juga untuk komunikasi antar ruangan sekedar menyampaikan sesuatu secara cepat tanpa harus menghampiri orang yang dimaksud, biasanya di tempat-tempat aktifitas yang cukup sibuk.

skema E-phone 1

Outdoor unit ditempatkan di dekat pintu atau gerbang pekarangan, terhubung dengan kabel coaxial 3 in 1 (kabel coax isi 3) ke indoor unit yang ditempatkan di kamar penghuni rumah. Outdoor unit hanya terdiri dari sebuah mic (di sini digunakan electric condenser mic untuk radio-tape) dan sebuah speaker. Unit outdoor ini tidak memerlukan power-supply tersendiri, condenser mic sudah mendapatkan tegangan supply dari indoor unit melalui sambungan kabel A yang juga sekaligus sebagai saluran sinyal audio dari mic. Sambungan kabel B adalah grounding untuk mic dan speaker,sedangkan speaker terhubung melalui sambungan C. Untuk kabel coax hendaknya dipilih yang baik, panjangnya disesuaikan keperluan.

Indoor unit merupakan unit pusat di mana terdapat power-supply, pre-amp mic, audio-amplifier beserta volume control dan tombol (switch) pengatur "dengar-bicara". Masukan pre-amp terhubung ke Sw1a untuk memilih mic yang akan digunakan pre-amp, yaitu mic dari outdoor unit atau indoor unit. Keluaran pre-amp diberikan ke input IC 1 setelah melalui volume control VR 1. Karena cuma ada satu volume control, maka VR 1 juga berfungsi sekaligus sebagai pengatur kuat suara yang disalurkan ke speaker di outdoor unit.
Pada keluaran IC 1, sinyal audio yang sudah cukup kuat disalurkan ke speaker. Speaker mana yang akan diberikan, dipilih oleh Sw1b. Ketika Sw1 dalam posisi "dengar", speaker yang aktif adalah speaker indoor unit dan mic yang aktif adalah mic outdoor unit. Ketika Sw1 dalam posisi "bicara", speaker yang aktif adalah speaker outdoor unit dan mic yang aktif adalah mic indoor unit. Sw1 bisa berupa push-switch dan bisa juga berupa togle-switch, yang penting adalah switch 2 kutub, 2 posisi (6 pin).

Untuk power-supply bisa menggunakan adaptor 12V/1A atau dari sumber DC accu 12V.
IC 1 perlu diberi keping pendingin supaya panas tidak berlebihan. 
Ukuran fisik speaker bisa bervariasi, selama impedansinya sesuai yang tertera. Untuk speaker indoor unit bisa juga yang berimpedansi 16 Ohm, sedangkan untuk speaker outdoor unit sebaiknya tidak yang berimpedansi lebih besar lagi.


Tulisan lainnya :
Mini Amplifier 
USB mp3 Player 


( Sandi Sb )
sndelektronik.blogspot.com 

1 komentar: